ONG39 – Kabar duka datang dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Raja Keraton Solo, Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat malam, 1 November 2025, di Rumah Sakit dr. Moewardi, Solo. Kabar wafatnya sang raja sontak mengundang duka mendalam bagi keluarga besar keraton, para abdi dalem, serta masyarakat luas yang selama ini menghormati dan mencintainya.
Menurut keterangan resmi dari pihak keluarga, Pakubuwono XIII menghembuskan napas terakhir pada usia 76 tahun setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Sejak beberapa bulan terakhir, kondisi kesehatan beliau memang dikabarkan menurun. Doa dan harapan kesembuhan terus mengalir dari masyarakat, namun takdir berkata lain.
Sri Susuhunan Pakubuwono XIII dikenal sebagai sosok yang bijaksana dan berwibawa. Sejak dinobatkan sebagai raja pada tahun 2004, beliau berperan besar dalam menjaga kelestarian budaya Jawa dan tradisi keraton yang sarat nilai filosofi. Di bawah kepemimpinannya, berbagai upacara adat dan kegiatan kebudayaan tetap lestari, bahkan mendapat perhatian dari generasi muda.
Suasana haru menyelimuti kompleks Keraton Surakarta. Sejumlah tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan, hingga perwakilan keraton dari berbagai daerah datang memberikan penghormatan terakhir. Ribuan warga juga tampak memadati area sekitar keraton untuk turut mendoakan sang raja. Isak tangis tak terbendung, terutama dari keluarga dan para abdi dalem yang telah lama mengabdi.
Jenazah Pakubuwono XIII rencananya akan dimakamkan di Astana Pajimatan Imogiri, Yogyakarta, tempat pemakaman para raja Mataram. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan secara adat, dengan pengawalan ketat dan penuh khidmat.
Kepergian Sri Susuhunan Pakubuwono XIII meninggalkan duka mendalam sekaligus menjadi kehilangan besar bagi dunia kebudayaan Jawa. Sosoknya yang tenang, penuh welas asih, dan berkomitmen menjaga warisan leluhur akan selalu dikenang oleh masyarakat. Semoga amal dan jasa beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi cobaan ini.
Berita Sebelumnya
- Presiden Prabowo Terbang ke Korea Selatan Untuk Menghadiri Gala Dinner KTT APEC 2025
- Mahkama Kehormatan Dewan Menolak Pengunduran Diri Dari Rahayu Saraswati.
- Masyarakat Tetap Dapat Memakai Whoosh di Tengan Permasalahan Yang Masih Belum Tuntas
- Kepala BGN Ungkap : Kami Percaya Diri Bisa Mencapai Target 82.9 Juta Penerima MBG Sampai Akhir Tahun Ini
- Proyek Kereta Cepat Whoosh Terindikasi Melaksanakan Mark Up Oleh Pihak KPK






