Home / Berita Nasional / Proyek Kereta Cepat Whoosh Terindikasi Melaksanakan Mark Up Oleh Pihak KPK

Proyek Kereta Cepat Whoosh Terindikasi Melaksanakan Mark Up Oleh Pihak KPK

ONG39 – Proyek kereta cepat Jakarta–Bandung yang diketahui dengan nama Whoosh saat ini tengah jadi sorotan sungguh- sungguh sebab dugaan penggelembungan anggaran ataupun mark up yang lagi diselidiki oleh KPK.‎ Bagi statment‎Mahfud MD pada 14 Oktober 2025, proyek Whoosh diprediksi hadapi lonjakan bayaran per km sampai dekat USD 52 juta, sementara itu proyek seragam di Cina cuma berkisar USD 17–18 juta per km.‎ “Ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana? Naik 3 kali lipat,” tegas Mahfud.‎

KPK sendiri telah melaporkan bahwa dugaan permasalahan ini “telah pada sesi penyelidikan”. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut bahwa grupnya terbuka menerima informasi bonus dan menyebut bahwa warga dapat mengantarkan laporan formal. Namun, Mahfud MD memperhitungkan prosedur tersebut “aneh”. Karena menurutnya aparat penegak hukum seharusnya langsung menyelidiki tanpa perlu menunggu laporan resmi dari pihak yang mengetahui data dini.

Apa Kata Pengamat Korupsi

Dalam konteks ini, para pengamat korupsi memperhitungkan kalau lonjakan bayaran proyek ini lumayan signifikan buat memunculkan dugaan korupsi: penggelembungan nilai kontrak serta bayaran yang tidak transparan.‎ Misalnya, bayaran di Indonesia buat proyek ini diucap menggapai USD 52 juta per km, sebaliknya di Cina cuma dekat USD 17–18 juta. periset menganjurkan KPK serta aparat penegak hukum buat melaksanakan “pulbaket” (pengumpulan bahan penjelasan) secara aktif, mengecek dokumen pengadaan, kontrak serta pembiayaan.‎

Dari sisi publik, keraguan timbul sebab proyek ini mengaitkan pendanaan besar, skema utang, serta kerjasama internasional dengan pihak Cina. Kala bayaran per km diucap naik 3 kali lipat dibanding standar global, hingga mencuat persoalan: siapa yang mengambil selisih bayaran tersebut, serta apakah terdapat pihak yang mengambil keuntungan tidak normal? Mahfud MD apalagi menyebut kalau dana proyek yang membesar wajib diteliti dari siapa serta ke mana.‎

Dengan terdapatnya penyelidikan yang tengah berjalan oleh KPK, publik berharap supaya proses tersebut tidak cuma menyudahi pada sesi dini, tetapi pula dilanjutkan sampai ke pangkal persoalan—termasuk siapa pihak yang ikut serta, gimana prosedur pengadaan serta pembiayaan dicoba, dan apakah terdapat kerugian negeri yang signifikan. Transparansi serta akuntabilitas jadi kunci supaya proyek strategis semacam Whoosh tidak jadi sumber beban untuk negeri serta rakyat.

Berita Sebelumnya

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *